uterotonik

UTEROTONIK

I. PENGERTIAN

Uterotonik adalah zat yang meningkatkan kontraksi uterus. Uterotonik banyak digunakan untuk induksi, penguatan persalinan, pencegahan serta penanganan perdarahan post partum, pengendapan perdarahan akibat abortus inkompletikus dan penanganan aktif pada Kala III persalinan.


II. PENGGOLONGAN OBAT

1. Metergin
- Pengertian
Merupakan alkaloid ergot
- Mekanisme / cara kerja
• Mempengaruhi otot uterus berkontraksi terus-menerus sehingga memperpendek kala III.
• Menstimulasi otot-otot polos terutama dari pembuluh darah perifer dan rahim.
• Pembuluh darah mengalami vasokonstraksi sehingga tekanan darah naik dan terjadi efek oksitosuk pada kandungan mature.
- Indikasi
• Oksitosik
• Sebagai stimultan uterus pada perdarahan paska persalinan atau paska abortus.
- Efek samping
• Kontraksi uterus
Kontraksi dapat terjadi begitu kuat sehingga resiko retensio plasenta akan meningkat. Keadaan ini disebabkan oleh kontraksi segmen bawah uterus yang terjadi berurutan
sehingga perlepasan plasenta terhalang.

• Diare dan muntah
Kerja metergin menyerupai kerja dopamine yang kerap kali menimbulkan mual dan muntah pada 20-30 % ibu melahirkan.
Pengliatan kabur, sakit kepala, kejang, diare, kulit dingin, nadi lemah dan cepat, bingung, koma, meninggal.
- Kontra indikasi
• Persalinan kalaI dan II
• Hipersensitif
• Penyakit vascular
• Penyakit jantung parah
• Fungsi paru menurun
• Fungsi hati dan ginjal menurun
• Hipertensi yang parah
• Eklampsi

- Cara pakai dan dosis
• Oral
mulai kerja setelah sepuluh menit
• Injeksi
intravena mulai kerja 40 detik
• IM
mulai kerja 7-8 menit. Hal ini lebih menguntungkan karena efek
samping lebih sedikit.
• Dosis :
 Oral 0,2-0,4 mg , 2-4 kali sehari selama 2 hari
 IV / IM 0,2 mg , IM boleh diulang 2
 4 jam bila perdarahan hebat.
- Contoh obat
• Nama generic : metal ergometrin, metal ergometrina, hydrogen maleat
• Nama paten : methergin, met6hernial, methorin, metilat, myomergin.
2. Oksitosin
- Pengertian
Oksitosin merupakan hormone peptide yang disekresi olah pituitary posterior yang m,enyebabkan ejeksi air
susu pada wanita dalam masa laktasi. Oksitosin diduga berperan pada awal kelahiran.
- Mekanisme / cara kerja
Bersama dengan factor-faktor lainnya
oksitosin memainkan peranan yang sangat penting dalam persalinan dan ejeksi ASI. Oksitosin bekerja pada reseptor oksitosik untuk menyebabkan :
• Kontraksi uterus pada kehamilan aterm yang terjadi lewat kerja langsung pada otot polos maupun lewat peningkatan produkdsi prostaglandin
• Konstriksi pembuluh darah umbilicus
• Kontraksi sel-sel miopital ( refleks ejeksi ASI )
Oksitosin bekerja pada reseptor hormone antidiuretik (ADH) untuk menyebabkan :
• Peningkatan atau penurunan yang mendadak pada tekanan darah 9 diastolik ) karena terjadinya vasodilatasi
• Retensi air
• Catatan :
oksitosin dan hormone antidiuretic memiliki rumus bangun yang sangat mirip sehingga menjelaskan mengapa fungsi kedua substansi ini saling tumpang tindih
Kerja oksitosin yang lain meliputi :
kontraksi tuba falopi untuk membantu pengangkutan sperma,; luteolitis (involusi korpus luteum ); peranan neurotransmitter yang lain dalam system saraf pusat. Oksitosin disintesis dalam hipotalamus, kelenjar gonad, plasenta dan uterus. Mulai dari usia kehamilan 32 minggu dan selanjutnya, konsentrasi oksitosin dan demikian pula aktifitas uterus akan lebih tinggi pada malam harinya ( Hirst et al, 1993 ).
Pelepasan oksitosin endogenus ditingkatkan oleh :
• Persalinan
• Stimulasi serviks vagina atau parudara
• Estrogen yang beredar dalam darah
• Peningkatan osmolalitas / konsentrasi plasma
• Volume carian yang rendah dalam sirkulasi darah
• Sttres dalam persalinan dapat memacu partus presipitatus yang dikenal
dengan istilah refleks ejeksi fetus. Stres uyang disebabkan oleh
tangisan bayi akan menstimulasi produksi ASI.
Pelepasan oksitosin disupresi oleh :
o Alcohol
o Relaksin
o Penurunan osmolalitas plasma
o Volume cairan yang tinggi dalam sirkulasi darah ( Graves, 1996 )
- Indikasi
 oksitosik
 mengurangi pembengkakan payudara
- Efek samping
o Spasme uterus ( pada dosis rendah )
o Hiper stimulasi uterus 9 membahayan janin kerusakan jaringan lunak / rupture uterus
o Keracunan cairan dan hiporatremia ( pada dosis besar )
o Mulas, muntah, aritmia, anafilaksis, ruam kulit, aplasia plasenta, emboli amnion.
o Kontraksi pembuluh darah tali pusat
o Kerja antidiuretik
o Reaksi hipersensitifitas
- Kontra indikasi
o Kontraksi uterus hipertonik
o Distress janin
o Prematurisasi
o Letak bayi tidak normal
o Disporposi sepalo pelvis
o Predisposisi lain untuk pecahnya rahim
o Obstruksi mekanik pada jalan lahir
o Preeklamsi atau penyakit kardiovaskuler atau pada ibu hamil yang berusia 35 tahun
o Resistensi dan mersia uterus
o Uterus yang starvasi
o Gawat janin
- Cara pakai dan dosis
Untuk induksi persalinan intravena 1-4 m U permenit dinaikkan menjadi 5-20 m U / menit sampai terjadi pola
kontraksi secara fisiologis.
Untuk perdarahan uteri pasca partus, ditambahkan 10-40 unit pada 1 L dari 5 % dextrose, dan kecepatan infuse dititrasi untuk mengawasi terjadinya atonia uterus.
Kemungkinan lain adalah, 10 unit dapat diberikan secara intramuskuler setelah lahirnya plasenta.
Untuk menginduksi pengaliran susu, 1satu tiupan (puff) disemprotkan ke dalam tiap lubang hidung ibu dalam posisi duduk 2-3 menit sebelum menyusui.
- Contoh obat
Nama generic Nama paten / merk dagang
Tablet oksitosina Pitosin tablet (PD)

3. Misoprostol
- Pengertian
Misoprostol adalah suatu analog prostaglandin Elsintetik yang menghambat sekresi asam lambung dan
menaikkan proteksi mukosa lambung.
- Mekanisme / cara kerja
Setelah penggunaan oral misprostol diabsobrsi secara ekstensif dan cepat dide-esterifikasi menjadi obat aktif : asam misoprostol. Kadar puncak serum asam misoprostol
dareduksi jika misoprostol diminum bersama makanan.
- Indikasi
• oksitosik
• menstimulus kontraksi uterus
- Efek samping
o Dapat menyebabkan kontraksi uterin
o Diare
dilaporkan terjadi dalam 2 minggu pada terapi inisiasi dalam 14-40 % pasien dengan AINS yang menerima 800µg / hari. Diare biasanya akan membaik dalam kurang lebih satu minggu terapi.
Wanita-wanita yang menggunaklan misoprostol kadang-kadang mengalami gangguan ginekologi termasuk kram atau perdarahan vaginal.
- Kontra indikasi
Untuk proteksi GI, misoprostol dikontraindikasikan pada kehamilan karena resiko aborsi. Pasien-pasien harus diberi tahu untuk tidak memberikan misoprostol kepada orang lain. Pasien-pasien yang menerima terapi jangka lama AINS untuk reumotoid arthritis, misoprostol 200µg qid lebih baik daripada antagonis reseptor H2 atau sukralfat dalam mencegah gastric ulcer yang induksinya oleh AINS. Walaupun demikian misoprostol tidak menghilangkan nyeri G1 atau rasa tidak enak yang dihubungkan dengan pengunaan AINS.
- Cara pakai dan dosis
Peroral untuk proteksi GI selama terapi AINS : 200 µgqid. Diberiksan bersama makanan, jika dosis ini tidak ditolerir : 100µg qid dapat digunakan. Bentuk sediaan : tablet 100,200µg. Misoprostol juga tersedia dalam kombinasi dengan diklofenak.
- Contoh obat
Misoprostol
Tablet : Gastrul isi : misoprostol 200 mcg / tablet.



III. CONTOH OBAT

1. BLEDSTOP
- GOLONGAN GENERIK

Metilergometrin maleat.
- INDIKASI

Penanganan aktif stadium ke-3 proses kelahiran, atonia (tidak adanya tegangan atau kekuatan otot)/perdarahan rahim, perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi (mengecilnya kembali rahim sesudah persalinan hampir seperti bentuk asal), lokiometra (pembendungan getah nifas di dalam rongga rahim).
- KONTRA INDIKASI

Wanita hamil, belum terjadi penurunan kepala tetapi persalinan telah memasuki stadium pertama dan kedua, hipertensi berat, toksemia hipertensif, penyakit sumbatan pembuluh darah, sepsis (reaksi umum disertai demam karena kegiatan bakteri, zat-zat yang dihasilkan bakteri, atau kedua-duanya), hipersensitifitas.
Gangguan fungsi hati atau ginjal.
- PERHATIAN

Jangan diberikan dalam presentasi abnormal, sebelum proses kelahiran sempurna & pada kehamilan multipel/ganda sebelum anak terakhir dilahirkan, penanganan aktif stadium ke-3 persalinan yang membutuhkan pengawasan dokter kebidanan, suntikan intravena harus diberikan secara perlahan, lebih dari 60 detik. Hipertensi, gangguan fungsi hati atau ginjal, menyusui.
- Interaksi obat

mempertinggi efek vasokonstriktor simpatomimetik atau Ergotamin.
- EFEK SAMPING

Nyeri perut, gangguan saluran pencernaan, berkeringat, pusing, sakit kepala, erupsi kulit.
Jarang : hipertensi, bradikardia atau takhikardia, nyeri dada, reaksi vasospastik perifer.
Sangat jarang : reaksi anafilaktik.
- KEMASAN

Tablet salut film 125 mcg x 10 x 10 biji
- DOSIS
• Penanganan aktif stadium ke-3 proses kelahiran : 0,1-0,2 mg secara intravena lambat.
• Atonia/perdarahan rahim : 0,2 mg secara intramuskular atau 0,1-0,2 mg secara intravena. Dapat diulangi dengan jarak waktu 2 jam atau lebih.
• Perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi, lokiometra : 0,1-0,2 mg secara subkutan atau intramuskular, sampai dengan 3 kali sehari, pada wanita menyusui : selama 3 hari atau kurang.

- PENYAJIAN

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan

2. Duvadilan ® [tab]

- komposisi
Isoxsuprine HCl

- Indikasi
Gangguan sirkulasi perifer akibat kejang, dingin, kaku, kejang, iskemia, diabetes ulkus.

- Dosis
Tab 1 tab 3-4 kali setiap hari. 1 amp amp 3 kali sehari.

- Administrasi
Harus diambil dengan makanan (Ambil setelah makan untuk mengurangi ketidaknyamanan GI.).

- Kontraindikasi
Baru pendarahan otak.

- Adverse Drug Reactions
Occasional sementara palpitasi, jatuh di BP atau pusing (mengurangi dosis).

- Kehamilan Kategori (US FDA)
Kategori C: Entah studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenic atau embryocidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada
wanita dan hewan tidak tersedia. Obat harus diberikan hanya jika manfaat potensial membenarkan potensi risiko terhadap janin.

- Packing
Duvadilan tablet
Duvadilan 20 mg x 50's

- Produsen
Solvay Pharma

3. METHERGIN
- komposisi
Metilergometrin hidrogen maleat.

- INDIKASI
Penanganan aktif stadium ke-3 proses kelahiran, atonia (tidak adanya tegangan atau kekuatan otot)/perdarahan
rahim, perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi (mengecilnya kembali rahim sesudah persalinan hampir seperti bentuk asal), lokiometra (pembendungan getah nifas di dalam rongga rahim).

- KONTRA INDIKASI
Wanita hamil, belum terjadi penurunan kepala tetapi persalinan telah memasuki stadium pertama dan kedua, hipertensi berat, toksemia hipertensif, penyakit sumbatan pembuluh darah, sepsis (reaksi umum disertai demam karena kegiatan bakteri, zat-zat yang dihasilkan bakteri, atau kedua-duanya), hipersensitifitas.
Gangguan fungsi hati atau ginjal.

- PERHATIAN
Jangan diberikan dalam presentasi abnormal, sebelum proses kelahiran sempurna & pada kehamilan multipel/ganda sebelum anak terakhir dilahirkan, penanganan aktif stadium ke-3 persalinan yang membutuhkan pengawasan dokter kebidanan, suntikan intravena harus diberikan secara perlahan, lebih dari 60 detik. Hipertensi, gangguan fungsi hati atau ginjal, menyusui.

- Interaksi obat
mempertinggi efek vasokonstriktor simpatomimetik atau Ergotamin.

- EFEK SAMPING
Nyeri perut, gangguan saluran pencernaan, berkeringat, pusing, sakit kepala, erupsi kulit.
Jarang : hipertensi, bradikardia atau takhikardia, nyeri dada, reaksi vasospastik perifer.
Sangat jarang : reaksi anafilaktik.

- KEMASAN
Tablet salut gula 0,125 mg x 10 x 10 biji.

- DOSIS
Perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi, lokiometra : 0,125-0,25 mg.

- PABRIK
Novartis

4. METHYLERGOMETRINE 0,125 MG
- KOMPOSISI
tiap tablet salut mengandung :
metilergometrin maleat 0,125 mg


- INDIKASI
perdarahan setelah melahirkan,stasis lokia,menoragia,metroragia,
subinvolusi uterus

- DOSIS
menurut petunjuk dokter,umumnya :
3 kali sehari 1-2 tablet salut,maksimal untuk 1 minggu.
No.Reg GKL8112400417A1

- PRODUSEN

PT. Kimia Farma, jakarta-Indonesia
5. METILAT TABLET

- KOMPOSISI :
Tiap tablet mengandung : Methylergometrine maleat. 0,125 mg.

- INDIKASI :
- Melancarkan kala 3 pada partus.
- Perdarahan uterus setelah placenta lepas, atoni uterus subinvolusi uterus pada puerperium lokhiometra.
- Perdarahan uterus karena pembedahan caesaria.
- Perdarahan uterus karena abortus.

- KONTRA INDIKASI :
Kehamilan, kala satu dan kala dua partus sebelum korona kepala terlihat: inersia uterus primer dan sekunder, hipertensi, toksemia, hipersensitivitas.

- EFEK SAMPING
Mual, muntah-muntah dan sakit perut dapat terjadi pada pem-berian dosis yang besar. Hipertensi jarang dilaporkan timbul nya kelainan-kelainan kulit, nyeri kepala atau reaksi kardiovas kuler seperti hipertensi, vertigo, tachikardia, bradikardia.

- PERINGATAN DAN PERHATIAN :
Pada letak sungsang, METILAT baru diberikan setelah bayi dilahirkan, pada partus kembar setelah bayi yang terakhir dilahirkan. Kewaspadaan diperlukan pada penderita hipertensi, sepsis, penyakit penyempitan vaskuler (obliterasi) dan kelainan hati atau ginjal.
Suntikan intravena diberikan secara lambat, penggunaan secara i.v. jangan digunakan rutin karena adanya kemungkinan, naiknya tekanan darah dan serangan cerebrovasculer. Bila penggunaan i.v. sangat diperlukan sebagai "Livesafing" berikan perlahan-lahan minimum 60 detik dengan pengawasan tekanan darah. Seperti obat-obat lain METILAT harus disimpan jauh dari jangkauan anak-anak.

- POSOLOGI :
Melancarkan kala 3 : im. 1/2 sampai 1 ml. (0,1-0,2 mg)
setelah kepala atau bahu anterior keluar atau selambat-lambatnya segera setelah bayi dilahirkan.
Kala tiga pada partus dengan anestesi umum : 1 ml.
Seksio caesaria : setelah bayi dikeluarkan secara
ekstraksi i.m. 1 ml. atau i.v. 1/2 sampai 1 ml intramural.
Membantu involusi uterus : 1 tablet 3 kali sehari,
umumnya selama 3 - 4 hari.
Perdarahan puerperal, subinvolusi, lokhiometra :
1 atau 2 tablet 3 kali sehari atau im. 1/2 - 1 ml. atau 1
tablet setiap 2 - 4 jam, apabila diperlukan.

- KEMASAN
Doos 10 strip® 10 tablet
RegNo:DKL8716101610A1
PT. METISKA FARMA
JAKARTA INDONESIA

6. OXYTOCIN S
- GOLONGAN GENERIK
Oxytocin / Oksitosin sintetik (bebas Vasopressin).
- INDIKASI
Pada persalinan normal & pada pasien dimana peningkatan tekanan darah selanjutnya harus dihindari.
- KONTRA INDIKASI
• Plasenta lepas, ketidakseimbangan sefalopelvik, pola persalinan hipertonik.
• Toksemia berat, plasenta previa (uri yang melekat pada segmen bawah rahim sehingga menutupi mulut rahim), kelemahan his rahim terprotraksi, kecenderungan rahim robek.
• Induksi sebelum kepala masuk ke pintu panggul atas, malposisi janin, kelainan janin.

- PERHATIAN
• Gangguan kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah).
• Oksitosin harus diinfuskan secara perlahan.
Interaksi : estrogen, progesteron, zat-zat penekan. estrogen, progesteron, zat-zat penekan.

- EFEK SAMPING

• Kontraksi uterus yang kuat menyebabkan rahim robek & laserasi luas pada jaringan lunak.
• Hipertensi berat, perdarahan, hipofibrinogenemia fatal.
• Intoksikasi air (pada dosis besar atau pemakaian jangka panjang).
• Reaksi anafilaktik, hematoma panggul, gangguan saluran pencernaan.
• Aritmia janin, sekit kuning, perdarahan retina.
- KEMASAN
Ampul 10 iu/mL x 1 mL x 100 biji.

7. POSPARGIN

- GOLONGAN GENERIK
Metilergometrin maleat

- INDIKASI
Penanganan aktif stadium ke-3 proses kelahiran, atonia (tidak adanya tegangan atau kekuatan otot)/perdarahan rahim, perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi (mengecilnya kembali rahim sesudah persalinan hampir seperti bentuk asal), lokiometra (pembendungan getah nifas di dalam rongga rahim).

- KONTRA INDIKASI
Wanita hamil, belum terjadi penurunan kepala tetapi persalinan telah memasuki stadium pertama dan kedua, hipertensi berat, toksemia hipertensif, penyakit sumbatan pembuluh darah, sepsis (reaksi umum disertai demam karena kegiatan bakteri, zat-zat yang dihasilkan bakteri, atau kedua-duanya), hipersensitifitas.
Gangguan fungsi hati atau ginjal.

- PERHATIAN
Jangan diberikan dalam presentasi abnormal, sebelum proses kelahiran sempurna & pada kehamilan multipel/ganda sebelum anak terakhir dilahirkan, penanganan aktif stadium ke-3 persalinan yang membutuhkan pengawasan dokter kebidanan, suntikan intravena harus diberikan secara perlahan, lebih dari 60 detik.
Hipertensi, gangguan fungsi hati atau ginjal, menyusui.
Interaksi obat : mempertinggi efek vasokonstriktor simpatomimetik atau Ergotamin.

- EFEK SAMPING
Nyeri perut, gangguan saluran pencernaan, berkeringat, pusing, sakit kepala, erupsi kulit.
Jarang : hipertensi, bradikardia atau takhikardia, nyeri dada, reaksi vasospastik perifer.
Sangat jarang : reaksi anafilaktik.

- KEMASAN
Tablet salut film 0.125 mg x 100 biji.

- DOSIS

• Penanganan aktif stadium ke-3 proses kelahiran : 0,1-0,2 mg secara intravena lambat.
• Atonia/perdarahan rahim : 0,2 mg secara intramuskular atau 0,1-0,2 mg secara intravena.
Dapat diulangi dengan jarak waktu 2 jam atau lebih
• Perdarahan dalam masa nifas, subinvolusi, lokiometra : 0,1-0,2 mg secara subkutan atau intramuskular, sampai dengan 3 kali sehari, pada wanita menyusui : selama 3 hari atau kurang.

8. SYNTOCINON

- GOLONGAN GENERIK
Oxytocin / Oksitosin sintetik.
- INDIKASI
Induksi persalinan, stadium ke-3 pada persalinan, pembelahan pada operasi caesar.
- KONTRA INDIKASI
Disproporsi sefalopelvik yang nyata, malpresentasi janin, plasenta previa (uri yang melekat pada segmen bawah rahim, sehingga menutupi mulut rahim), abrupsi plasenta, grand multipariti (telah mengalami beberapa kali kehamilan), riwayat bedah besar rahim termasuk bedah caesar, toksemia berat, gangguan kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) berat.
- PERHATIAN
Untuk induksi atau perbaikan persalinan, gunakan Syntocinon hanya sebagai infus intravena (IV), dibutuhkan pengawasan secara ketat denyut jantung janin & kontraksi janin.
Interaksi obat : Prostaglandin, anestesi inhalasi, vasokonstriktor.
- EFEK SAMPING
Jarang : gangguan saluran pencernaan, intoksikasi air yang disebabkan sejumlah besar cairan atau infus yang terlalu cepat.
Aritmia jantung.
- KEMASAN
Ampul 10 iu/ml x 10's.
- DOSIS
• Induksi persalinan melalui infus IV : 1 u/100 mL, kecepatan : 5-40 tetes/menit.
• Stadium ke-3 persalinan : 5-10 iu secara intramuskular (IM) atau 5 iu secara IV lambat.
• Pembelahan pada operasi caesar : 5 iu intramural setelah melahirkan.


DAFTAR PUSTAKA

http://www.jevuska.com/search/uterotonik+dan+anti+perdarahan
(Kamis, 4-3-2010, 19.01)
http://www.farmasiku.com/index.php?target=categories&category_id=269 (Kamis, 4-3-2010, 19.14)
aririen-carter2388.blog.friendster.com/.../uterotonik-dan-anti-perdarahan/ (Kamis, 4-3-2010, 19.28)

1 komentar:

Anonim mengatakan...

untuk merek obat gastrul gimana?

Poskan Komentar

apakah blog ini bermanfaat bagi anda...?,

Ada kesalahan di dalam gadget ini